Service Center

Cara Mengelola Klaim Garansi Pelanggan Tanpa Spreadsheet

Pengelolaan klaim garansi di service center

Pengecekan garansi sering menjadi sumber antrean di service center. Customer service harus mencari faktur pembelian, mencocokkan nomor seri di spreadsheet, lalu menanyakan aturan garansi ke supervisor. Selama proses itu, pelanggan menunggu dan unit belum bisa dikerjakan.

1. Daftarkan unit sejak penjualan

Jika Anda distributor atau dealer, catat nomor seri, tanggal pembelian, dan pelanggan saat unit terjual. Data ini membuat pengecekan garansi berikutnya cukup dengan mencari nomor seri.

2. Tetapkan aturan garansi per produk

Masa garansi, komponen yang ditanggung, dan pengecualian seperti kerusakan fisik atau air perlu tertulis per kategori produk, bukan bergantung pada ingatan staf.

3. Verifikasi saat tiket dibuat

Saat unit masuk, sistem langsung menunjukkan apakah unit masih dalam garansi. Teknisi tetap mencatat temuan diagnosis untuk memastikan kerusakan termasuk yang ditanggung.

4. Pisahkan biaya garansi dan non-garansi

Suku cadang dan jasa untuk perbaikan garansi dicatat sebagai klaim, sedangkan perbaikan di luar garansi membutuhkan quotation dan persetujuan pelanggan sebelum dikerjakan.

5. Buat laporan klaim untuk prinsipal

Rekap klaim per periode, lengkap dengan nomor seri, kerusakan, suku cadang, dan foto, mempercepat penggantian biaya dari prinsipal.

6. Analisis pola kerusakan

Data klaim menunjukkan model atau komponen yang paling sering rusak. Informasi ini berguna untuk stok suku cadang dan masukan ke prinsipal.

Connect Service menyimpan data unit, nomor seri, garansi, riwayat perbaikan, dan suku cadang dalam satu sistem.

GaransiService CenterAfter Sales

← Kembali ke semua artikel

Rapikan Operasional Perusahaan Jasa Anda

Hubungkan pelanggan, work order, teknisi, inventaris, SLA, invoice, dan laporan dalam satu sistem.

Minta Demo JasaConnect